Selamat Datang


ASSALAMU ALAIKUM WR.WB, SYUKRAN ANDA SUDI MAMPIR DI BLOG INI.

Jumat, 11 Juni 2021

Jenis Kandang Ayam

 Jenis Kandang Ayam
Oleh: Dr. Ir. Nurdin, M.M.

      Jenis Kandang Dari Segi Bahan     

      Kandang  bagi ayam  sangat penting  oleh karena di sanalah ayam akan hidup dan dipelihara  sehingga  jika kandang tidak memberi kenyaman kepada ayam akan berpengaruh terhadap populasi, pertumbuhan dan produksi ayam.  oleh karena itu seorang peternak harus mempersiapkan dengan baik kandang yang akan digunakan sebagai wadah  tempat pemeliharaan ayam mereka.  Kandang dari segi materi  yang digunakan terbagi tiga yaitu:
1. Kandang Non Permanen
        Kandang non permanen adalah kandang yang dibangun dari bahan-bahan yang tersedia berupa bahan-bahan lokal  yang ada di sekitar tempat atau lokasi peternakan. seperti   daun nipah (atap), bambu ( tiang, dinding dan lantai),  kayu (tiang, dinding dan lantai). Kandang ini biasanya memiliki umur  efisiensi  agak singkat, yakni sekitar  1- 5 tahun., sehingga kandang ini bersifat sementara,  Keuntungan kandang  dari bahan-bahan lokal ini investasi yang tertanam pada kandang agak murah akan tetapi umur efisiennya singkat, sehingga peternak  harus mempersiapkan  kandang baru atau merenopasi kandang, sehingga membutuhkan tambahan biaya investasi. Hal ini perlu diperhatikan oleh peternak  dan memperlu memperbandingkan biaya investasi yang ditanam pada kandang non permanen dengan kanadang permanen. 
2. Kandang Semi Permanen
         Kandang semi permanen adalah kandang yang memadukan antara bahan lokal dan bahan-bahan , kandang ini dari segi fisik berada antara kandang non permanen dengan kandang permanen.  Umur efisiensi dari kandang semi permanen agak lebih lama dibandingkan dengan non permanen. Kandang ini secara efektif dapat digunakan sampai 5 - 10 tahun. Kandang ini biasaya sudah menggunakan lantai semen dengan  tiang kayu dan atap  nipah atau rumbia atau bahan lokal lain. 

3. Kandang Permanen 

       Kandang permanen adalah  kandang yang sudah menggunakan bahan-bahan yang memiliki daya tahan lama seperti lantai beton atau semen,  atap dari asbes atau seng, dindingnya bisasny dirangkai dari kawat ram atau  dinding dari semen dan batu-bata  bahkan ada kandang  tertutup close House.  Kadang ini dirancang secara permanen sehingga diharapkan dapat digunakan lebih lama sampai berpuluh-puluh tahun. 

Kandang Dari Segi Lantai

      Kandang dari segi lantai dapat dibedakan menjadi tiga yaitu kandang lantai litter yaitu kandang yang dibuat di atas tanah langsung atau dilapisi dengan lantai semen. Lantai kandang litter membutuhkan  bahan lain  seperti  sekam atau serbuk gergaji.  Jenis lantai kedua adalah lantai slak, yaitu kandang yang menggunakan lantai dari bambu, kawat, besi atau  kayu.  Kandang ini agak praktis oleh karena ia tidak memerlukan bahan lain, ia dapat langsung digunakan. Lantai kadang selanjutnya adalah dimix antara lantai litter dengan lantai slak. 

Kandang dari Segi Bentuk Atap

    Merancang atap kandang harus disesuaikan dengan kondisi atau cuaca dimana kandang akan dibangun,  Ada dua jenis rancang atap kandang yang biasanya di gunakan yaitu kandang monitor dan  petana.  Kandang monitor adalah kandang yang dibuat bersusun dengan rongga udara antara atap sehingga memungkinkan sirkulasi udara. Atap ini biasa digunakan pada daerah tropis.  Sedangkan atap pelana adalah kadang yang kedua ujungnya bertemu pada bagian atas. Kandang ini biasanya digunakan pada daerah yang suhuny agak rendah agar kehangatan kandang dapat terjaga. 

4. Jenis Kandang Berdasarkan Lantai

1. Kandang Litter


    Salah Satu Kandang alas Litter  di Ayam Kampung Bollangi (SPI)

       Kandang litter termasuk kandang yang banyak digunakan oleh peternak di indonesia. Kandang ini mempunyai lantai tanah atau semen dan ditutup dengan sekam padi, serutan kayu, serutan sisa gergajian dan kapur. Ketebalan litter sekitar 5-15 cm. Ayam dipelihara berdasarkan komunitas.  Menggunakan kandang litter memiliki kelebihan seperti muda dalam pembuatan, biaya relatif murah, kokoh, akan tetapi ia juga memiliki kekurangan yaitu kondisi litter harus senangtiasa dikontrol. Litter yang basah menimbulkan bau amoniak sehingga dapat menganggu pernapasan ayam bahkan dapat merusak alat pernapasan ayam sehingga dapat menimbulkan penyakit terutama ngorok.  Ada beberapa hal  yang perlu dipehatikan dalam penggunaan kandang litter diantaranya:

* Ayam yang dipelihara jangan terlalu padat, sesuaikan luas kandang dengan dengan populasi yang diperlihara, jangan juga terlalu kurang sebab merugikan peternak oleh karena banyak area kandang yang tidak terisi, sementara perawatannya sama saja ketika banyak dipelihara

* Sekam harus dibolak-bali minimal 2 kali dalam sehari semalam, jika menggumpal harus segera diganti

* Senangtiasa menambahkan kapur pada litter agar air dapat terserap sekaligus mengurangi kelembaban udara dan bau

* Sirkulasi udara harus diperhatikan dan jika diperlukan tambahkan kipas angin, dan jika ada 

2. Kandang slat

       Kandan slat adalah kandang yang dibuat dengan alas yang berjarak dengan tanah, biasanya menggunakan lantai bambu, kayu,  atau besi.  Alas memiliki celah sekitar 2 cm sehingga feces atau kotoran ayam dapat jatuh ke tanah.  Kandang ini biasa juga disebut kandang panggung. 

Sumber : usahawantani-kelantan.blogspot.com (contoh kandang ayam slat)

        Kandang ini biasa digunakan untuk ayam broiler akan tetapi juga dapat digunakan untuk ayam kampung pedaging.  Kelebihan kandang slat di antaranya adalah :
  • Kandang lebih besih oleh karena kotoran dapat langsung jatuh ke tanah
  • Amoniak tidak terlalu berpengaruh  oleh karena jarak ayam dengan tanah agak jauh
  • Jumlah ayam dapat lebih padat 
  • Sanitasi lebih mudah
  • agak aman dari gangguan binatang seperti anjing
     Disamping  kandang slat memiliki kelebihan, kandang ini juga memiliki kekurangan, diantaranya 
  • Dari segi biaya agak lebih mahal
  • Harus mengganti bagian kandang yang rusak terutama slatnya  yang mudah lapuk.

3. Kandang dengan lantai campuran

     Kandang dengan lantai campuran ini adalah kandang yang memadukan antara litter dan slat. 

Contoh design kandang lantai campuran | Image 5
Contoh design kandang lantai campuran  

Kandang campuran biasanya terdiri dari 2/3 bagian berbentuk kandang slat dan 1/3 bagian kandang berlantai litter. Pada umumnya kandang ini digunakan untuk peternak yang lebih berfokus pada pembibitan ayam ras.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PAKAN AYAM KAMPUNG DARI LIMBAH

   Mengenal Bahan  Pakan Ayam Kampung Dari Limbah Pertanian Oleh: Dr. Ir. Nurdin, M.M      Pakan adalah  komponen input terbesar pada usaha ...